Senin, 09 Januari 2017

Elemen Ideologi Pendidikan Matematika

Assalamualaikum, Wr. Wb

Hi!,,, masih dengan saya di blog ini..
yuks intip dikit pembahasan berikutnya mengenai elemen ideologi pendidikan matematika...
Semoga bermanfaat,,,,.



Sebelum saya membahas tentang elemen-elemen ideologi pendidikan matematika, terlebih dahulu saya akan membahas tentang, APA SIH IDEOLOGI MATEMATIKA ITU?

Ideologi dalam filsafat memiliki pandangan dunia yang menyeluruh, yakni suatu sistem ide dan keyakinan yang luas sehingga harus saling berkaitan. Ideologi ini menggabungkan sikap nilai epistimologi dan nilai moral untuk menjadi persaingan sistem kepercayaan tanpa maksud merendahkan arti dari nilai tresebut. Tujuan pendidikan matematika adalah melatih cara berfikir dan bernalar dalam menarik kesimpulan, mengembangkan aktifitas kreatif yang melibatkan imajinasi, intuisi, dan penemuan dengan mengembangkan pemikiran divergen, orisinil, rasa ingin tahu, membuat prediksi dan dugaan, serta mencoba-coba.
Model ideologi pendidikan yang diusulkan disini mencerminkan tingkat kompleksitas yang terletak pada keyakinan epistemologis dan etis yang fundemental. Dengan demikian, cara yang diusulkan untuk mencapai tujuan pendidikan matematika memiliki dua tingkatan, yakni:
1. Elemen Primer
        Elemen ini menyangkut tentang unsur yang sangat abstrak dan ideologi harus menghubungkannya dengan pengalaman  realita hidup baik secara perorangan, kelompok, maupun di kalangan masyarakat. Seperti:
a. Epistimologi
         epistimologi memerlukan teori tentang bagaimana pengetahuan individu berkembang baik secara teori subjektif (pengetahuan yang berasal dari pemikiran diri sendiri dan bernilai benar menurut si pemikir), maupun secara teori objektif (pengetahuan yang berasal dari pemikiran diri sendiri dan bernilai benar oleh semua orang).
b. Filsafat Matematika
         Filsafat matematika adalah cabang dari filsafat yang mengkaji anggapan-anggapan filsafat, dasar-dasar, dampak-dampak matematika.
c. Sekumpulan nilai moral
         sikap moral yang dimaksud adalah sikap seseorang yang peduli, memiliki rasa empati kepada sesamanya dan memiliki nilai-nilai kemanusiaan yang baik khususnya pada pendidikan.
d. Teori anak
        Teori anak adalah teori kecerdasan, kemampuan, dan kepastian yang dimiliki seorang anak baik melalui warisan kedua orang tuanya maupun melalui lingkungan dan pengalamannya.
e. Teori masyarakat
        Hal ini kan mengarah pada teori pribadi tentang keragaman sosial dan kepentingannya serta akomodasi dalam pendidikan matematika.
f. Tujuan pendidikan
        Tujuan pendidikan pada hakikatnya adalah mencerdaskan potensi-potensi spiritual, intelektual, dan emosional setiap individu yang pada gilirannya berpengaruh terhadap masyarakat luas.

2. Elemen Sekunder
        Tingkat sekunder terdiri dari unsur-unsur hasil yang berkaitan dengan pendidikan matematika. Berikut termasuk dalam elemen sekunder:
a. Tujuan pendidikan matematika
b. Teori pengetahuan matematika sekolah
c. Teori pembelajaran matematika
d. Teori pengajaran matematika
e. Teori penilaian pembelajaran matematika
f. Teori kemampuan matematika
g. Teori keanekaragaman sosial dalam pendidikan
     Yang diimplementasikan pada elemen sekunder ini adalah metode-metode dalam menerapkan teori-teori yang telah ada pada pembahasan di atas dengan tujuan agar anak terdidik dapat memahami pelajaran matematika dengan baik, benar, dan mudah.

Sekian dari saya... Jangan bosan-bosan untuk membaaca postingannya yyyaaaak
 Trima kasihh,, see u bye

Tidak ada komentar:

Posting Komentar